Hari itu seperti biasa aku pergi ke rumah temanku Lisa untuk bermain (saat itu usiaku masih sekitar 4 thn). Tidak seperti biasa rumah Lisa tertutup, yang biasanya Lisa ada di halaman rumah dan ibunya memasak di dapur tidak ada, pintunya dikunci. Meski sudah tau pintu dikunci tapi aku tetap memanggil2 Lisa memastikan dia ada di rumah atau tidak sambil melihat2 dalam rumahnya dari kaca jendela.
Karena setelah lama aku memanggil tidak ada tanda2 Lisa di rumah aku pikir untuk pulang saja, tapi tiba2 saat aku mulai melangkah pulang ada suara Lisa memanggilku dari dalam rumah, aku lihat dalam rumah sambil mendekatkan wajahku ke kaca jendela tapi tidak ada tanda2 Lisa. Lagi, ada yang memanggil manggilku dari dalam rumah Lisa dan kali ini juga ada suara ayah dan ibu Lisa yang memanggilku, tapi lagi2 tidak ada orang sama sekali. Lalu entah bagaimana kemudian pandanganku mengarah ke sumber suara, yaitu di lantai.
Dilantai ada 3 kepala tanpa tubuh, ya hanya kepala (sumpah merinding nulis ini), itu kepala Lisa, ayah dan ibunya... Mereka memanggil manggilku sambil tersenyum senang dan menyuruhku masuk, entah bagaimana saat itu aku tidak takut sama sekali (mgkn karna masih kecil belum tau yang namanya hantu2 atau setan) aku malah hanya terdiam memandang mereka. Mereka menyuruhku masuk, awalnya aku ragu, namun seperti terhipnotis aku mulai membuka pintu (padahal tadi dikunci entah bagaimana tiba2 bisa dibuka dengan mudah).
Tapi saat aku mulai melangkah masuk (belum benar2 masuk) aku mendengar suara tertawa Lisa dan juga suara om dan mpok2 yang sedang bercanda di rumah tetagga yang tak jauh dari rumah Lisa (orang betawi manggil OM dan Mpok). Tiba2 aku tersadar dan tak menghiraukan panggilan2 kepala2 itu tadi yang menyuruhku tetap masuk, aku berlari ke rumah tetangga dimana ku dengar suara tertawa Lisa, dan ternyata Lisa benar ada di rumah tetangga tidak di rumahnya sendiri, dia dititipkan karena ibunya sedang berbelanja ke pasar dan ayahnya bekerja. Dia sedang bercanda2 dengan om2 dan mpok2 . Aku ikut bergabung, dan disitu semua juga mulai mengajakku bercanda namun saat aku ceritakan tentang kepala2 itu tadi mereka tidak ada yang percaya, mengaggap aku berhalusinasi dll. (Sepertinya mereka juga percaya namun untuk membuat supaya aku terutama Lisa yang punya rumah tidak takut mereka bilang tidak percaya dan berusaha mengalihkan pembicaraan dan menghiburku) Namun aku tetap ngotot jika aku berkata jujur dan bukan hanya sekedar halusianasi, karna merasa tidak ada yang mempercayai akupun menangis (Masih anak kecil cengeng). Dan aku diantarkan pulang dengan terisak2 :p